22 Sep 2025
Produksi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berupa keripik cukup dikenal di Desa Blerong, Kecamatan Guntur. Dalam perkembangannya, Desa Blerong ini dikenal sebagai kampung keripik.
Atas hal ini, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) pun mengapresiasi Desa Blerong sebagai kampung keripik.
Kepala Dindagkop UKM Pemkab Demak, Iskandar Zulkarnain mengatakan, adanya kampung keripik bisa memberikan contoh bagi desa lain untuk membuat kampung dengan brand yang berbeda sesuai potensi desa terkait.
"Desa Blerong dikenal sebagai kampung keripik lantaran di desa ini banyak warga yang memproduksi keripik. Ada keripik pisang, ada keripik tempe atau kedeledai, ada peyek kacang hijau, peyek kacang tanah, keirpik bayam, keripik lain dengan bahan baku yang lain,"katanya.
Menurutnya, di kampung keripik ini, warga yang memiliki usaha UMKM pembuatan keripik memanfaatkan bahan baku lokal sebagai bahan produksi. Karena itu, UMKM yang menggunakan bahan baku lokal juga sangat potensial untuk dikembangkan. "Boleh dikatakan, warga se- kampung di Desa Blerong ini telah bisa bersama-sama memproduksi keripik sehingga bisa mengangkat ekonomi masyarakat di kampung tersebut. Jadi, hampir semua usaha yang ditekuni ibu-ibu adalah keripik,"ujarnya. Adanya usaha keripik secara otomatis juga mengangkat desa ini menjadi desa yang berpotensi menjadi desa wisata.Sebab, banyak konsumen yang memburu keripik di kampung tersebut. Pemasaran keripik juga sudah kemana-mana, baik lokal maupun regional."Pengembangan kampung keripik ini bisa didorong menjadi kampung pariwisata sehingga brand kampung keripik semakin melekat di Desa Blerong. Model kemitraan menjadi dasar pengembangan UMKM ini,"jelasnya. Iskandar Zulkarnain menambahkan, UMKM Aneka Jaya milik Supriyanto merupakan penggagas sebagai kampung keripik. UMKM ini adalah produsen berbagai macam keripik."Pak Supriyanto lah yang mendampingi UMKM lain di desa ini,"ujarnya. Menurutnya, UMKM di Desa Blerong telah diberikan berbagai pelatihan dan pembinaan agar produk yang dihasilkan bisa berkualitas dan layak dipasarkan ke konsumen. "Kita berharap, desa lain bisa memanfaatkan potensi lokal atau potensi desa tersebut untuk membuat produk UMKM yang secara terus menerus sehingga bisa menjadi brand kampung seperti kampung keripik di Desa Blerong ini,"katanya.